Blitar Kota - Ambrolnya talud DAM Gajah Mada Kelurahan Karangsari mendapat perhatian dari DPRD Kota Blitar. Setelah melakukan peninjauan, dewan meminta rekanan untuk membangun ulang bangunan yang ambrol. Permintaan itu pun kemudian ditanggapi oleh pihak rekanan yang mengaku bersedia membangun ulang talud gang ambol akibat derasnya aliran sungai.
Zenny M. Nur, Rekanan DAM Gajah Mada Kelurahan Karangsari, dikonfirmasi Selasa 02 Februari 2021 mengatakan talud yang ia bangun ambrol karena terseret bangunan lama milik pengelola tower seluler yang longsor terlebih dahulu. Zenny menegaskan meski tergolong bangunan baru, namun talud yang ia bangun sudah sesuai dengan spek dan standart. Pihaknya juga langsung ambil langkah untuk menangani bangunan talud yang ambrol. Yaitu dengan menerjunkan tim ke lapangan, melakukan pembenahan sementara. Sedangkan untuk pembangunan ulang, Zenny mengaku sudah berkoordinasi dengan pengelola tower.
“Kita sudah koordinasi dan respondnya bagus ya. Nanti pembangunan awal akan dibiayai oleh pihak tower,” jelas Zenny.
Sementara itu, Totok Sugiarto, Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar saat melakukan peninjauan DAM Gajah Mada, Selasa 02 Februari 2021 mengatakan meski ambrolnya talud ini disebabkan oleh bencana alam, namun pembangunan ulang talud harus dilakukan. Mengingat waktu ambrol masih dalam masa pemeliharaan yang berlaku sampai Maret 2021. Secara teknis, pihaknya menyerahkan ke rekanan. Dewan ingin bangunan yang ambrol kembali diperbaiki sesuai perencanaan.
“Hla itu kan masih masuk pemeliharaan, jadi kalau ada kerusakan harus dibenahi sesuai perencanaan awal” tegas Totok.
Untuk diketahui, talud yang ambrol di DAM Gajah Mada ini sepanjang 9 meter dengan ketinggian 5 meter. (Kir)
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 15 Dec 2020
by Administrator | 31 Mar 2023