Blitar Kota - Peningkatan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir, berpengaruh terhadap status Zonasi Covid-19 Kota Blitar. Yang mana per 08 Desember 2020, zonasi Covid-19 Kota Blitar meningkat dari orange ke merah.
Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, naiknya zonasi ini dipengaruhi beberapa faktor. Diantarnya meningkatnya kasus baru Covid-19, terutama yang menempati ruang isolasi di Rumah Isolasi Covid-19 dan RSUD Mardi Waluyo. Tidak hanya itu, angka kasus meninggal dunia juga menjadi faktor terutama. Yang mana dalam dua hari terakhir terdapat dua kasus meninggal dunia akibat Covid-19. Masing-masing merupakan seorang laki-laki, usia 54 tahun dan 72 tahun, asal Kelurahan Kepanjenlor dan Gedog.
“Yang jelas protokol kesehatan turun, lalu ada pelaku perjalanan. Yang cluster perkantoran ada dinas luar kota, kembali ternyata Covid-19,” kata Hakim.
Hakim menilai, rendahnya kesadaran dalam menerapkan protocol kesehatan, juga menjadi pemicu naiknya kasus Covid-19 di Kota Blitar. Disusul dengan adanya cuti bersama pada akhir Oktober lalu, yang menyebabkan masyarakat lalai dan mengabaikan gerakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.
“Masyarakat tetap disiplin menerapkan protocol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir,” jelas Hakim
Sementara itu, sesuai data perkembangan kasus Covid-19 di Kota Blitar tanggal 08 Desember 2020, jumlah komulatif pasien Covid-19 mencapai 324 orang. Dengan rincian, 244 orang dinyatakan sembuh, 65 orang menjalani masa isolasi, dan 16 lainnya meninggal dunia. (Kir)
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 31 Mar 2023
by Administrator | 15 Dec 2020