Blitar Kota - Dinas Kesehatan Kota Blitar kembali mengingatkan masyarakat terkait bahaya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Mengingat DBD menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadainsaat musim penghujan. Disisi lain potensi penularan DBD cukup tinggi karena hampir seluruh kelurahan tergolong endemis demam berdarah.
Dissie Laksmonowati Arlini, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kota Blitar mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran DBD, pihaknya sudah melalukan pemetaan wilayah. Hal ini dilakukan secara rutin menjelang musim penghujan tiba. Menurutnya berdasarkan pemetaan, seluruh Kelurahan di Kota Blitat berpotensi menjadi endemis demam berdara. Jika mengacu pada jumlah kasus tahun 2020, wilayah paling rawan berada di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo.
Dissie menjelaskan berbagai upaya pencegahan sudah dilakukan dinas setempat, diantaranya dengan memaksimalkan gerakan 1 rumah 1 jumantik, serta pemberian cairan pelarut untuk memberantas jentik - jentik nyamuk.
“Sosialisasi pencegahan 3M atau menguras, menutup dan mendaur ulang juga dimasifkan,” kata Dissie, saat dikonfirmasi Jumat (0/02/ 2021)
Disinggung mengenai kasus DBD diawal tahun 2021, Dissie mengaku belum bisa merinci. Namun temuan kasus DBD tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun 2019. Sepanjang tahun 2020, kasus DBD mencapai 85 kasus. Sedangkan, tahun 2019 total kasus DBD mencapai lebih dari 200 kasus. (Kir)
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 15 Dec 2020
by Administrator | 31 Mar 2023