Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar sempat menyiapkan anggaran untuk vaksinasi Covid-19. Namun setelah Presiden Joko Widodo memastikan vaksinasi gratis, maka anggaran yang telah disiapkan itu, akan dimanfaatkan untuk memback up keperluan Pemerintah Kota yang sifatnya tidak terduga.
Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim mengatakan, sebelumnya Pemerintah Kota telah mengalokasikan anggaran vaksinasi sebesar Rp. 6 milliar, di APBD 2021 tepatnya di pos Belanja Tidak Terduga (BTT). Karena saat itu, belum diketahui apakah vaksinasi ditanggung Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah. Namun setelah dipastikan gratis, Syahrul menyebut anggaran tersebut tidak akan digeser atau dialihkan dari pos BTT.
Menurutnya hal ini akan memudahkan Pemerintah Kota jika sewaktu-waktu terjadi kejadian tidak terduga. Misalnya bencana alam atau non alam seperti wabah penyakit, yang membutuhkan anggaran besar untuk penanganan, maka bisa memanfaatkan anggaran di BTT. Begitu juga penanganan Covid-19 yang sifatnya tidak terduga.
“Misalnya dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 membutuhkan sarana prasarana pendukung, kalau tidak ditanggung Pemerintah Pusat, maka Pemerintah Kota bisa menggunakan anggaran tersebut,” kata Syahrul, saat dikonfirmasi Jumat (08/01/2021)
Sementara itu, anggaran BTT tahun ini memang lebih besar dari periode sebelumnya. Sebelum pandemic Covid-19 anggaran yang dialokasikan di BTT berkisar antara Rp. 1 milliar sampai Rp. 1,5 milliar. Namun karena prioritasnya untuk penanganan Covid-19, maka besarannya ditambah menjadi Rp. 6 milliar. (Kir)
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 31 Mar 2023
by Administrator | 15 Dec 2020