Boby Fandhi Putra
Tenaga Pendamping Non Fisik Program RT Keren 2024 Kelurahan Bendo
Program RT Keren Kota Blitar adalah bagian dari program Blitar keren yang merupakan salah satu sapta program prioritas/program unggulan inovatif Kota Blitar. Sasaran Program RT Keren ini adalah masyarakat dan lingkungan RT di Kota Blitar dengan maksud sebagai upaya meningkatkan peran serta dan menggerakan potensi masyarakat ditingkat kelurahan dalam proses pembangunan daerah dan pemberdaya-an sumber daya manusia.
Salah satu kegiatan yang memberi manfaat langsung dari Program RT Keren adalah Kegiatan di bidang Non Fisik yang direalisasikan melalui pelatihan–pelatihan serta kegiatan lainnya. Kegiatan Non Fisik di tujukan untuk menciptakan wirausaha baru dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sebagai upaya pening-katan taraf ekonomi masyarakat.
Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yaitu usaha sambal pecel. Sambal pecel merupakan salah satu jenis sambal yang sangat populer dan khas di Kota Blitar. Sambal pecel merupakan bumbu masakan atau sambal yang dibuat dari bahan baku kacang tanah yang ditambahkan bumbu-bumbu seperti gula merah, daun jeruk, cabai, asam, serta garam. Sambal pecel memang menjadi salah satu produk unggulan daerah Blitar yang seringkali dicari dan diburu para pengunjung daerah Blitar untuk dijadikan oleh-oleh khas Blitar.
Usaha sambal pecel merupakan salah satu pilihan usaha yang menjanjikan apabila dikembangkan dengan mengetahui cara yang benar. Hal ini yang menjadi latar belakang Ketua RT.03 RW.01 Kelurahan Bendo untuk mengusulkan kegiatan Pelatihan Pembuatan Sambal Pecel guna meningkatkan kualitas khususnya di bidang ekonomi warga lingkungan RT.03 RW.01 Kelurahan Bendo.
Salah satu warga yang dapat merasakan langsung manfaat dari program ini adalah Ibu Wastiah, warga RT.03 RW.01 Kelurahan Bendo. Beliau merupakan salah satu peserta dari program pelatihan non fisik yang di adakan di Kelurahan Bendo berupa pelatihan pembuatan Sambal Pecel. Dari Pelatihan tersebut Bu Wastiah memperoleh ilmu baru dan ide baru untuk menjadikan Sambal Pecel sebagi sumber penghasilan tambahan. Dengan latar belakang usaha dan pengalaman yang dimiliki, menjadikan modal awal Bu Wastiah dalam memulai usaha Sambal Pecel di rumahnya.
Sebelum mengikuti program RT Keren ini, Bu Wastiah sudah pernah memiliki usaha yaitu warung makanan serta menerima pesanan catering. Ibu wastiyah juga memiliki produk sendiri yang berawal dari pelatihan yang diadakan pemerintah/dinas terkait di Kota Blitar yaitu produk krupuk kedelai. Berawal dari keikutsertaan dalam pelatihan RT Keren pembuatan Sambal Pecel, Bu Wastiah mendapat ide untuk menjadikan Sambal Pecel sebagai sumber penghasilan tambahan dan menjadi produk baru yang dapat di jual bersama dengan produk krupuk kedelai miliknya.
Pengalaman Bu Wastiah saat mengikuti kegiatan tersebut membatnya memperoleh ilmu dan wawasan baru yang belum pernah didapat. Beliau mengikuti kegiatan tersebut dengan serius, dari pelatihan tersebut Bu Wastiah bisa mengetahui bahan apa saja yang baik untuk pembuatan Sambal Pecel, beliau juga memperoleh ilmu menarik terkait pengemasan yang baik untuk produk agar lebih dapat menarik minat penjual. Dari pelatihan tersebut Bu Wastiah juga memperoleh bantuan beberapa alat penunjang untuk produksi Sambal Pecel di rumah. Setelah mengikuti kegiatan pelatihan tersebut, Bu Wastiah tetap mengasah skillnya dengan mempraktekkan terus ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut hingga akhirnya Bu Wastiah bisa membuat produk Sambal Pecelnya sendiri yang sekarang sudah mulai di kenal banyak orang khususnya di lingkungan Bendo.
Berbekal ilmu usaha dan pengalaman usaha dari penjualan makanan dan produk krupuk kedelai yang dimilikinya, Bu Wastiah tidak mengalami kendala yang besar dalam hal memasarkan, karena produk Sambal Pecel hampir sama pengelolaannya dengan produk krupuk kedelai, yaitu dapat dikemas dan disimpan dalam waktu yang cukup lama. Selama memasarkan dan mengenalkan produk Sambal Pecelnya, banyak cara yang dilakukan Bu Wastiah agar produknya laku terjual, salah satunya adalah aktif dalam mengikuti kegiatan–kegiatan terkait UMKM yaitu event bazar dan pameran produk unggulan guna memasarkan produk Sambal Pecelnya tersebut. Beliau juga memasarkan dan menawarkan produk Sambal Pecelnya bersamaan dengan produk krupuk kedelai dan pesanan catering melalui pelanggan–pelanggannya. Bu Wastiah tidak menyangka bahwa produk Sambal Pecel buatannya dapat diterima masyarakat dan laku di pasaran, banyak permintaan dari rekan, pelanggan dan lingkungan yang memesan produk Sambal Pecel milik Bu Wastiah.
Untuk saat ini tidak setiap harinya Bu Wastiah selalu memproduksi Sambal Pecel, tetapi produksi hanya berdasarkan pesanan. Dalam sekali produksi Bu Wastiyah selalu memproduksi dengan jumlah lumayan banyak lebih dari pesanan karena sisa dari pesanan bisa dikemas dan disimpan untuk stok jika ada permintaan. Sekali prosuksi Bu Wastiah hanya membuat sebanyak 3-5 kg saja.
Dalam menjalankan usaha dan produksi Sambal Pecel, Bu Wastiah belum memiliki karyawan karena usahanya masih dalam skala rumahan. Beliau dibantu suami dan anaknya dalam produksi, mulai dari mempersiapkan bahan, mengolah bahan, mengemas bahan dan memasarkan bahan. Beliau merasa berterima kasih terhadap program RT Keren karena telah memberi ilmu yang bermanfaat dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan baru bagi dirinya, hal ini tidak lepas dari turut serta pemerintah melalui Program RT Keren yang telah memberi manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga masyarakatnya. Ibu Wastiah juga mengikuti Penilaian RT KEREN AWARD menjadi nominasi Wirausaha baru program RT KEREN 2024 Kota Blitar.
Menurut Bu Wastiah, kendala yang biasa dialami dalam menjalankan usaha tersebut adalah terkait modal dan pemasaran, beliau berharap pemerintah dapat memfasilitasi hal tersebut agar dari program ini dapat memunculkan usaha dan sumber penghasilan baru yang bermanfaat dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di Kota Blitar. Beliau juga berharap bahwa program RT Keren dapat berlanjut dan berkesinambungan terus agar perekonomian masyarakat dapat meningkat lagi, karena program RT Keren adalah program yang sangat dapat dirasakan langsung dan mengena langsung ke seluruh lapisan masyarakat.
Secara khusus Bu Wastiah meyampaikan pesan dan kesannya selaku peserta Program Pelatihan RT Keren, “Saya sangat berterima kasih kepada program RT Keren khususnya Bapak Walikota Blitar, Kelurahan Bendo, Pokmas Wisanggeni RW.01, dan semua yang telibat dalam program ini. Dari hasil ikut serta pelatihan RT Keren, saya akhirnya punya produk Sambal Pecel hasil produksi rumahan sendiri, dan Syukur Alhamdulillah banyak yang suka. Meskipun harganya relatif murah, tapi saya sudah sangat bersyukur bisa memperoleh tambahan penghasilan lagi. Semoga kedepannya RT Keren tetap lanjut, sukses, lancar dan semakin bermanfaat untuk masyarakat Blitar. TERIMA KASIH RT KEREN KOTA BLITAR”
Sementara itu Bapak Dary Abiyantono Ketua RT 03 RW.01 Kelurahan Bendo menyampaikan, “Saya selaku Ketua RT.03 RW.01 merasa senang karena melalui program RT Keren ini warga saya bisa memperoleh tambahan penghasilan dan bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat khususnya untuk keluarga. Terima kasih untuk Pemerintah Kota Blitar, Bapak Walikota, Kelurahan Bendo, dan seluruhnya yang telibat. Sukses selalu untuk Program RT Keren.”
Ibu Lutfin Diasmaningrum, S.Sos., M.M. selaku Lurah Bendo mengapresiasi Program RT Keren ini, “Terima Kasih kepada RT Keren Kota Blitar. Melalui program RT Keren ini masyarakat dapat menerima langsung manfaat dari program ini, salah satunya melalui kegiatan non fisik. Masyarakat punya skill baru khususnya dan dapat bisa menjadi sumber penghasilan baru juga. Kami dari Kelurahan Bendo selalu mendukung penuh terkait Program RT Keren dan siap mengawal serta mensukseskan RT Keren khususnya di lingkungan Kelurahan Bendo.”
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 31 Mar 2023
by Administrator | 15 Dec 2020