Blitar Kota -Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kota Blitar berupaya menuntaskan pemasangan valve dan pembangunan filter air. Hal ini menjadi salah satu komitmen PDAM untuk meningkatkan kualitas air dan kepuasan pelanggan.
Direktur PDAM Kota Blitar, Basuki Agus Riono mengatakan, dua proyek itu merupakan bagian National Urban Water Supply Project (NUWSP) yang ditargetjan rampung Juli 2021. Jika proyek fisik selesai, maka uji coba bisa segera dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan proyek. Basuki menegaskan dalam NUWSP, Pemerintah Kota menerima bantuan program senilai Rp. 11,8 milliar untuk penggantian valve di 60 titik Kota Blitar dan pembangunan filter air PDAM.
Lebih lanjut, Basuki menjelaskan pemasangan valve ini bertujuan untuk meminimalisir kebocoran air dan pemerataan air di Kota Blitar sesuai zonasi yang telah ditetapkan. Sedangkan bangunan filter dimaksudkan untuk mengurangi kandungan mangan dan besi pada air hasil produksi PDAM. Menurut Basuki, mangan yang terlalu tinggi bisa menyebabkan air berwarna hitam, sedangkan kandungan besi yang tinggi menyebabkan air menjadi berwarna cokelat.
“Kita pastikan saat ada filter ini tidak ada lagi, air dari sumur bor yang langsung masuk ke pelanggan. Harus melalui filter dulu,” jelas Basuki, saat dikonfirmasi Kamis (25/02/2021)
Basuki menambahkan terdapat beberapa jenis filter yang tengah disiapkan PDAM Kota Blitar. Diantaranya filter batu zeloit untuk mengurangi kandungan mangan, sedangkan filter airasi atau penambahan oksigen dalam air agar besi bisa mengendap. (Kir)
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 15 Dec 2020
by Administrator | 31 Mar 2023