Bahtiar Zainul Khaqi
Tenaga Pendamping Fisik Program RT Keren 2024 Kelurahan Sentul
Dalam kehidupan masyarakat saat ini, sarana jalan sudah menjelma menjadi prasarana penghubung sosial kemasyarakatan. Jalan telah menjadi prasarana transportasi darat yang berfungsi untuk menghubung-kan antar orang dalam kehidupan bermasyarakat, menghubungkan antar satu orang dengan orang lainnya dalam suatu komunitas, dan mengubungkan antara satu rumah dengan rumah lainnya, menghubungkan masyarakat antar RT, antar RW, antar wilayah. Sehingga dalam konteks ini jalan menjadi hal yang amat penting karena digunakan oleh warga masyarakat setempat dalam aktivitas keseharian mereka. Seperti halnya salah satu jalan yang berada di Kelurahan Sentul, tepatnya ada di Jl Sawunggaling Gg kyai jamal RT 02 RW 06 ini.
Jalan tersebut setiap harinya digunakan warga masyarakat setempat untuk beraktivitas sehari hari, seperti menuju ke rumah tetangga-tetangga sebelah, berangkat-pulang bekerja dan mengantar-jemput anak sekolah hingga aktivitas-aktiviats yang bersifat sosial, ekonomi, seperti kegiatan pertanian, berdagang hingga kegiatan-kegiatan yang mendukung kesehatan masyarakat, seperti olahraga.
Secara umum komposisi masyarakat di RT ini adalah petani, pedagang ada pegawai, ada kelompok-kelompok sosial keamsyarakat seperti karang taruna, PKK maupun KWT. Bersama waktu yang cukup lama, dengan seringnya digunakan jalan ini dalam setiap harinya, lambat laun menyebabkan jalan jadi berlubang.
Pada awal kegiatan ini dimulai, pihak Kelurahan berkoordinasi dengan Lurah Sentul bersama seluruh pendamping, RT, RW dan seluruh pengurus Pokmas se-Kelurahan Sentul. Di sini Lurah Sentul melakukan sosialisasi hingga pengenalan pendamping dan membuat kesepakatan-kesepatan bersama. Kemudian ditindaklanjuti oleh pendamping dalam bentuk kegiatan-kegiatan pendampingan dan asistensi di tingkat pokmas dengan membahas beberapa rencana kegiatan yang akan dilakukan.
Sebelum ada Program RT Keren masyarakat di sini merasakan betul betapa sulitnya mengajukan perencanaan kegiatan warga dalam forum Musrenbang. Jangankan terrealisasinya perencanaan dimaksud, hanya untuk bisa terkawalnya perencanaan mereka hingga tingkat RW atau kelurahan dalam Musrenbang tersebut selama bertahun-tahun tidak pernah bisa terwujud. Hingga kemudian hadirlah Program RT keren di tahun 2021 maka kondisi tersebut pelan tapi pasti mulai berubah, di mana hampir semua rencana warga yang diajukan melalui jalur RT Keren bisa terwujud secara nyata.
Oleh karena perkembangan positif tersebut, maka berdasarkan usulan dan hasil Musrenbang yang telah dilakukan sebelumnya, maka pada tahun anggaran 2024 ini di wilayah RT 02 RW 06 Kelurahan Sentul dilaksanakan pekerjaan pavingisasi yang dilaksanakan oleh Pokmas Barokah RW 06.
Dalam perencanaannya luasan yang akan dibangun adalah 142,5 m2 dengan lebar jalan 1,5 m dengan panjang 95 m. Lokasi kegiatan ini, di sebelah Utara menuju kelompok masyarakat, KWT, untuk arah Selatan menuju lapangan volley ball, ke arah Barat adalah menuju pemukiman masyarakat, dan ke arah Timur-nya menuju sungai dan sawah.
Dari sini kegiatan pavingisasi ini sangat bermanfaat bagi semua masyarakat di sekitarnya. Di antaranya membantu kemudahan akses transportasi bagi KWT di sisi utaranya, kemudian bagi pemuda karang taruna dan masyarakat lainnya yang beraktivitas olah raga volley ball, beranfaat bagi masyarakat sekitarnya yang akan beraktivitas di sungai, seperti cuci pakaian, mengambil air dan lain sebagainya. Sementara di sisi Timur bermanfaat bagi para petani yang akan ke sawah dan mengangkut hasil pertanian mereka.
Dalam pekerjaan pavingisasi tentunya melibatkan tukang atau tenaga yang ahli di bidangnya untuk menyusun paving blok satu per satu dari awal hingga selesai. Dengan tukang yang ahli maka bisa dipastikan pekerjaan yang dilakukan dapat sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan dan hasil yang memuaskan.
Selama pembangunan berlangsung hampir sebagian RT dan RW turut serta secara aktif dan sering berkunjung ke titik lokasi hingga selesainya pembangunan. Rata-rata mereka berpendapat positif atas keberadaan dan pelaksaan Program RT Keren ini, terutama terkait aspirasi masyarakat yang bisa dipastikan bisa diakomodir hingga direalisasikan melalui Program RT Keren ini, sementara sebelum adanya program ini amat sulit untuk mengajukan perencanaan masyrakat.
Sebelum kegiatan pavingisasi ini dilakukan, masyarakat, RT, RW dan Pokmas ada keinginan untuk membahas tentang kondisi terkait limbah sampah rumah tangga yang selama ini dibuang sembarang tempat, kondisi kelangkaan air bersih saat musim kemarau panjang dan mencari solusi bagaimana agar kegiatan pavingisasi ini dilengkapi dengan sumur resapan air hujan dan biopori.
Akhirnya disepakati lah pembangunan pavingisasi jalan ini dilengkapi dengan sumur resapan dan biopori. Jumlah sumur resapan ada 3 titik, volume diameter 70 cm dengan kedalaman 2 meter. Untuk bahan dasar sumur resapan adalah menggunakan bis beton.
Adanya sumur resapan dan biopori ini diharapkan bisa membantu menyelesaikan masalah pembuangan sampah rumah tangga yang biasa dilakukan warga di sembarang tempat serta penanggulangan kelangkaan air bersih jika musim kemarau panjang tiba.
Pada kegiatan rapat antar warga RT, Pokmas bersama para pendamping membahas bagaimana paving ini nantinya ada manfaat lebih dan bisa menjawab permasalahan terkait limbah sampah keluarga dan sumur resapan ini. Maka terfikirkanlah bagaimana agar paving ini dibuatkan biopori yg ada tutupnya. Tutup ini berlubang diatas yang berfungsi untuk dengan alat tertentu bisa mengambil sampah-sampah rumah tangga yang masuk dalam saluran paving dan biopori ini.
Selain itu, warga, RT dan pokmas juga sepakat untuk dibuatkan sumur resapan di sekitar jalur paving ini, di mana selama belum ada paving ini air hujan hanya mengalir ke sungai, tidak sampai tersimpan dalam tanah di sekitar tanah warga. Hal ini menjadi penting bagi masyarakat di sini karena saat masuk musim kemarau maka terjadi kekurangan air hingga kekeringan jika terjadi musim kemarau yang panjang.
Di sisi lain masyarakat di sini bersama PKK dan KWT menggalakkan penanaman sayur pucai. Selama ini mereka menggunakan pupuk-pupuk kimia untuk menambah nutrisi dan kesuburan tanamanan pucai ini. Dalam pembicaraan mengenai masalah limbah sampah rumah tangga dan biopori ini muncullah ide untuk memanfaat kan sampah organik dalam bipori ini agar sedemikian rupa bisa menjadi pupuk organik menggantikan pupuk kimia untuk tanaman pucai mereka. Sampah organik dari limbah sampah rumah tangga ini dalam kurun waktu 3 minggu yang tertimbun di dalam saluran biopori akan terjadi fermentasi, sehingga setelah kurun 3 minggu tersebut bisa diambil dari dalam saluran biopori untuk dimanfaatkan sebagai pupupk organik bagi tanaman pucai ini.
Ide ini kemudian dikomunikasikan ke perkumpulan PKK dan KWT yang menangani penanaman tanaman pucai ini dan disambut dengan sangat antusias oleh mereka karena akan sangat membantu pengeluaran terkait pengunaan pupuk kimia pada tanaman pucai mereka selama ini.
Sehingga dengan kegiatan pavingisasi yang peduli pada kersihan lingkungan dan resapan air di lingkungan ini menjadi pemecah masalah yang selama ini dihadapi masyarakat dan belum menemukan solusinya.
Selain fungsi-fungsi kepedulian lingkungan, kegiatan pavingisasi ini bisa membantu masyarakat sekitar untuk kegiatan-kegiatan mereka yang terkait kegiatan sosial kemasyrakatan hingga kegatan-kegiatan yang bersifat ekonomi.
Diharapkan dengan pekerjaan pavingisasi ini selain pembangunan jalan paving juga dibuat biopori yang berguna untuk memaksimalkan penyerapan air hujan ke tanah, dengan lebih banyaknya air yang terserap di dalam tanah, maka dapat meningkatkan cadangan air dalam tanah yang berguna untuk mengurangi resiko kekeringan.
Sepanjang jalan pekerjaan pavingisasi ini, biopori yang dibangun adalah 28 titik, lebar lubang galian keliling samping kanan-kiri biopori adalah 50 cm kedalaman 1 m menggunakan bahan dasar pipa pvc berukuran 4 inch.
Selain adanya Biopori, Pokmas juga membangun Sumur Resapan air hujan. Jumlah sumur resapan ada 3 titik, volume diameter 70 cm dengan kedalaman 2 meter. Untuk bahan dasar sumur resapan adalah menggunakan bis beton. Manfaatnya sumur resapan adalah diantaranya mencegah banjir dan genangan air, mengurangi erosi, mengurangi konsentrasi pencemaran air tanah, dan sumber air untuk konsumsi.
Program RT Keren ini sangat dirasakan manfaatnya bagi segenap masyarakat. Program RT Keren ini sangat membantu dalam mewujudkan perencaan kebutuhan mereka karena sebelum adanya program ini amat sulit untuk mengajukan perencanaan masyrakat.
Adanya Program RT keren dengan kegiatan pavingisasi yang peduli pada lingkungan ini warga bisa bernafas lega serta berkata dan mengucap syukur pada Yang Maha Kuasa. Dengan adanya Program RT Keren ini keinginan warga bisa tercapai satu-persatu, bisa ditangani masalah-maslah terkait limbah sampah rumah tangga dan kecenderungan kelangkaan air manakala musim kerau panjang tiba. Masyarakat menyampaikan pula harapan dan doa agar semoga program ini bisa terus berkelanjutan karena benar-benar mereka rasakan manfaat keberadaan dan kegiatan dalam program ini.
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 31 Mar 2023
by Administrator | 15 Dec 2020