Linda Ismawati
Tenaga Pendamping Fisik Program RT Keren 2024 Kelurahan Tanggung
Kelurahan Tanggung merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Kepanjenkidul dengan luas wilayah kurang lebih 2.137 ha yang memiliki 11 Rukun Warga dengan 33 Rukun Tetangga. RT 3 RW 11 merupakan Rukun Tetangga yang baru dibentuk ditahun 2023 di Kelurahan Tanggung. Dimana Rukun Tetangga tersebut terletak di Perumahan Griya Tanggung Asri, yang kabarnya perumahan pertama yang berdiri di Kelurahan Tanggung.
Kelurahan Tanggung melaksanakan program RT Keren yang dimulai dengan musrenbang, kemudian dibuatkan skala prioritas kegiatan dan dilakukan cek lapangan untuk melihat wilayah yang akan dikerjakan fisiknya.
Untuk membantu berjalannya program RT Keren maka dibentuklah pelaksana program yang disebut Pokmas di masing-masing RW. Dimana tugas dari pokmas sendiri yaitu menyusun dokumen perencanaan, melaksanakan pekerjaan fisik sederhana, melaksanakan pelatihan non fisik, serta menyusun administrasi pertanggungjawabannya.
Salah satu pelaksana program RT Keren di kelurahan Tanggung yaitu Pokmas Podo Marem sebagai perwakilan Masyarakat di RW 11. Salah satu pekerjaan fisik yang dilakukan di RW 11 yaitu Rehab Balai RW. Balai RW diharapkan dapat menjadi sarana titik kumpul berbagai kegiatan, di mana warga bisa diskusi, rapat, berbagai informasi serta memecahkan masalah bersama-sama dengan cara berkomunikasi dua arah. Secara keseluruhan, balai RW merupakan salah satu fasilitas yang sangat penting bagi warga.
Tetapi, bagaimana jika balai RW tidak lagi nyaman digunakan karena banyak kerusakan? Seperti halnya yang dikatakan olek bapak Samsuri selaku ketua pokmas Podo Marem.
“Balai RW itu udah gak layak, bangunannya sudah tua, talang bocor, kayu pun juga rapuh, genteng juga ada beberapa yang pecah, jadi pas hujan bocor, akhirnya warga mau menggunakan tempatnya pun juga tidak berani,” ucap Pak Samsuri.
Maka dari itu, dengan berbagai pertimbangan dan alasan tersebut diajukanlah Rehab Balai RW untuk dikerjakan oleh program RT Keren tahun 2024.
“Banyak masukan dari warga untuk memperbaiki Balai itu, soalnya bisa buat tempat kegiatan-kegiatan warga, bisa buat kumpul ibu-ibu juga,” ujar ketua RT 3 Ibu Tatik.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibuatlah perencanaan Rehab Balai RW yang dilaksanakan oleh pokmas Podo Marem RW 11. Bangunan tersebut dirancang menggunakan bahan-bahan yang berkualitas, mulai dari talang, rangka atap, genteng dan pintunya. Dokumen perencanaannyapun juga disetujui oleh RT, RW, Lurah Tanggung dan Camat Kepanjenkidul.
Setelah dokumen perencanaan dibuat, kemudian tim pelaksana segera bertindak dengan membentuk tim dan mencari pekerja profesional untuk mengerjakan-nya. Mereka mulai dengan menurunkan genteng yang lama, merobohkan dinding depan Balai, karena bangunan akan dimajukan. Selama proses pengerjaan, antusiasme warga sekitar sangat tinggi yaitu turut serta membersihkan lokasi, gotong royong dan menyediakan makanan serta minuman bagi pekerja.
Para warga juga turut serta dalam mengawasi dan memberikan arahan kepada Pokmas agar proyek ini sesuai dengan harapan RT dan warga. Setiap pendapat warga selalu didengar dan diperhatikan, sehingga menjadikan proyek ini benar-benar milik dan hasil kerja sama seluruh komunitas. Hal tersebut dilakukan tanpa paksaan, murni sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk menciptakan Balai RW yang mereka impikan. Ini merupakan bukti nyata bahwa Masyarakat Tanggung memiliki komitmen yang kuat terhadap Pembangunan di wilayah mereka, selain itu sebagai simbol kebersamaan dan partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, nyaman dan tentram.
“Keikutsertaan warga sini jangan ditanya lagi. Bagus sekali. Mulai awal dikasih tahu mau ada perbaikan Balai RW warga sudah semangat untuk membantu dan memberikan masukan yang positi. Ya kanyak gitu. Kadang ada yang ngasih cemilan, minuman. Kalau ngawasi mungkin enggak yang tiap hari, soalnya kebanyakan warga sini juga pada kerja semua,” kata Pak Samsuri.
“Warga sini menyambut baik mbak dengan adanya pemeliharaan Balai RW, mereka juga senang akhirnya balai RW bisa menjadi lebih bagus. Banyak partisipasi yang dilakukan warga sini, dari ngasih makan, minuman, dan kerja bakti bersama-sama pas awal mau mulai,” tambah Bu Tatik selaku Ketua RT.
Pekerjaan Pembangunan Balai RW juga melibatkan tenaga ahli yang handal dan berpengalaman. Mereka bekerja dengan teliti untuk memastikan kekuatan bangunan dan keamanan atap, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini. Setelah proyek selesai, perubahan yang terjadi sangat signifikan. Mulai yang awalnya Balai RW berukuran 8x5 meter menjadi 9x5 meter, dimana Balai RW jadi lebih luas karna bangunan dimajukan. Selain itu, bangunan yang sebelumnya sudah rapuh dan hampir roboh menjadi lebih kuat. intu yang awalnya kayu diganti menjadi baja yang kuat juga. Sehingga hal tersebut memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga untuk tempat pertemuan.
Proyek ini merupakan contoh nyata bagaimana kerja sama masyarakat dengan pemerintah dapat menghasilkan perubahan positif dalam lingkungan masyarakat. Diharapkan bahwa masyarakat juga akan terus merasa memiliki tanggung jawab untuk merawat dan menjaga proyek ini agar tetap berfungsi dengan baik. Balai RW yang kini sudah bagus, harapannya bisa lebih maksimal penggunaannya, karena bangunan sudah nyaman sehingga warga semakin kerasan saat ada pertemuan atau kegiatan lainnya.
Selain itu, dengan adanya Rehab Balai RW tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga untuk sarana tempat berkumpul yang nyaman. Dari perbaikan balai ini, nilai kemanfaatannya amat sangat dirasakan oleh warga. Beberapa warga berpendapat dengan adanya balai mereka tidak merasa kerepotan bilamana ada kegiatan yang sekiranya rumah tinggal mereka belum bisa menampung untuk melaksanakan suatu kegiatan, sehingga dapat dialihkan ke balai tersebut misal posyandu, sosialisasi, arisan ibu-ibu, musyawarah RT, dan masih banyak lagi.
Seperti halnya yang disampaikan Mbak Ilmi, salah satu warga yang rumahnya dekat balai RW, beliau berucap, “Saiki balaine rame. Biasane satu bulan sekali di hari sabtu minggu kedua gawe posyandu balita. Lek bengi yo kadang bapak-bapak cangkrukan, terus enek seng main tenis meja barang, bojoku yo diajak pas bengi ngono kae..”
Hal tersebut juga dibenarkan oleh bapak Samsuri selaku ketua Pokmas Podo Marem, “Warga-warga sangat antusias untuk menggunakan balai yang baru. Sekarang tiap hari senin sampai rabu ibu-ibu tiap sore melakukan perkumpulan untuk ngaji bareng, terus digunakan untuk posyandu balita juga. Kumpulan saat ada rapat RT maupun RW. Oh yo bengi biasane yo digawe main tenis meja sama bapak-bapak.”
Warga sekitar sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota Blitar karena adanya program RT Keren ini. Mbak Ilmi, mewakili warga sekitar menyampaikan, “Terimakasih karena dengan adanya bangunan Balai RW bisa dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sekitar dan sangat berguna kepada khususnya ibu-ibu jika ada perkumpulan sudah punya tempat.”
Ketua RT 03 RW 11, ibu Tatik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini. Ia menghargai dukungan dari Pemerintah Kota Blitar, Camat, Lurah, dan Pendamping RT Keren yang telah bekerjasama dengan warganya.
“Balai RW ini adalah bukti nyata keberhasilan Program RT Keren, yang diharapkan akan berlanjut di masa depan dan membawa manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat, karena menurut saya pribadi dengan adanya RT Keren ini Pembangunan yang awalnya tidak mungkin cepat terealisasi menjadi cepat untuk terealisasi.” kata Bu Tatik.
Ketua Pokmas Podo Marem juga menambahkan, “Dengan adanya program RT Keren sangat membantu masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya dan langsung bisa terwujud. Semoga Balai RW ini menjadi lambang kesatuan dan kemajuan bagi Kelurahan Tanggung dan Kota Blitar. Semoga Program RT Keren terus berlanjut di bawah kepemimpinan yang akan datang, membawa kebahagiaan dan keberlanjutan bagi seluruh Masyarakat RW 11. Siapapun walikotanya semoga bisa meneruskan program RT Keren ini, karena menurut saya banyak manfaat yang didapatkan masyarakat bawah dengan adanya program ini.”
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 31 Mar 2023
by Administrator | 15 Dec 2020