Blitar Kota - Rabu, (09/12/2020), jajaran Forkopimda dan Desk Pemilu, melakukan monitoring pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Blitar 2020 di beberapa TPS, termasuk TPS Khusus di Lapas Kelas IIB Blitar. Dari hasil monitoring, Pemerintah Kota Blitar memberikan apresiasi atas tingginya animo masyarakat.
Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Desk Pemilu Kota Blitar, Rudy Wijonarko mengatakan, monitoring bersama jajaran Forkopimda ini untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara ditengah pandemi Covid-19. Menurutnya meski terdapat beberapa aturan baru dalam pelaksanaan Pilwali 2020, namun animo masyarakat terpantau cukup tinggi. Pihaknya berharap, target partisipasi masyarakat yang ditetapkan sebesar 77,5% oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) bisa tercapai. Sedangkan target dari KPU Kota Blitar sebesar 80%. Menurut Rudy tingginya partisipasi pemilih menunjukkan masyarakat dekomratif dan memiliki sumbangsih besar untuk pembangunan Kota Blitar lima tahun ke depan.
Disinggung mengenai pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19, Rudy menyebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Apalagi Pemerintah Kota Blitar juga menerjunkan petugas pendamping KPPS dan linmas dimasing-masing TPS, agar protokol kesehatan berlangsung optimal.
“Yang di Rumah Sakit, Rumah Isolasi, dan Lapas ini memang membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan untuk masyarakat yang secara sadar datang ke TPS, kami sangat mengapresiasi” kata Rudy.
Rudy menghimbau agar masyarakat tetap berkomitmen untuk menjaga kondusifitas Pilwali 2020. Mengingat masih ada proses penghitungan suara hingga penetapan pemenang Pilwali 2020. Rudy berharap siapapun pemenangnya, masyarakat atau paslon bisa menahan uforia agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa. (Kir)
Berita Populer
by Administrator | 18 Aug 2022
by Administrator | 28 Aug 2023
by Administrator | 26 Feb 2021
by Administrator | 09 Feb 2021
by Administrator | 31 Mar 2023
by Administrator | 15 Dec 2020